Dear God

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

Rabu, 17 Oktober 2012

Peralatan Telekomunikasi


Peralatan Telekomunikasi

  *Telegraf

Telegraf adalah sistem telekomunikasi yang menggunakan peralatan listrik untuk mengirimdan menerima sinyalsesuai dengan kode dalam pulsa elektrik.Kode terebut disebut kode morse sesuai dengan nama penemunya.Telegraf mengirimkan sinyal untuk jarak yang jauh melalui kabel tembaga
*Telepon

  Telepon adalah peralatanyang mengubah suara menjadi energi listrik dan mengirimkan nya melalui kabel jaringan.Telepon mengubah listrik menjadi suara yang diterima pendengar.Telepon terdiri dariempat bagian penting. (1)mekanisme dialing (2)transmitter (3)ringer (4)receiver atau penerima.

*Fax


Fax berasaldari kata facsimile yang artinya mengopi sama persis dengan aslinya.Mesin fax merupakan peralatan telekomunikasi yang digunakan untuk mengirimkan tulisan dan gambar melalui kabel telepon.Fax mengopi dokumen yang ingin dikirim dan mengirim ke fax yang dituju.
  *Televisi

Televisi adalah sistem telekomunikasiyang mengirimkan dan menerima gambar dan suara dengan cara mengirimkan sinyal elektronik.Sinyal tersebutbiasanya dipancarkan dari sebuahpusat sumber yang biasanya disebut stasiun televisi.Saat ini televisi merupakan alat komunikasi yang paling luas jangkauan nya di dunia.                                


Radio

Dengan semakin majunya teknologi informasi dan komunikasi,radio masih punya peranan penting sebagai alat komunikasi dan penebaran informasi saat ini.Radio adalah alat komunikasi yang mengirimkan suaramelalui udara menggunakan gelombang elektromagnetik.Radio digunakanuntuk mengirimkan
  *Telepon Bergerak

  Mobile phone atau handphone atau telepon selular atau ponsel merupakan salah satu komunikasi yang paling banyak digunakan saat ini.Kelebihan alat komunikasi ini adalah kemampuannya bergerak (Mobile) sehingga pengguna selalu dapat berkomunikasi dengan dunia luar di manapun ia berada dan apapun aktivitas yangg dilakukan.Ada dua teknologi telepon bergerak yang umum digunakan saat ini,yaitu GSM dan CDMA.sedan

Klasifikasi Mahluk Hidup


Keanekaragaman mahkluk hidup dimuka bumi mengalami banyak perbedaan. Perbedaan-perbedaan antara satu dengan yang lainnya itulah merupakan keanekaragaman mahkluk hidup. Untuk mempelajari keanekaragaman mahkluk hidup kita perlu melakukan klasifikasi atau pengelompokan.
Klasifikasi mahkluk hidup adalah suatu cara memilah-milah dan mengelompokkan hidup menjadi golongan-golongan atau unit-unit tertentu.

1.      Tujuan dan dasar-dasar klasifikasi mahkluk hidup
Tujuan klasifikasi mahkluk hidup : Mempermudah untuk mengenali, membandingkan dan mempelajari makhluk hidup.

Dasar-dasar klasifikasi makhluk hidup
Makhluk hidup dikelompokkan (diklasifikasikan) berdasarkan persamaan dan perbedaan sifat atau ciri. Setiap cara pengelompokkan makhluk hidup dilakukan dengan berbagai dasar. Contohnya adalah sebagai berikut :
ü      Berdasarkan ukuran tubuhnya, tumbuhan dikelompokkan menjadi pohon, perdu dan semak.
ü      Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya, tumbuhan dikelompokkan menjadi tumbuhan yang hidup di lingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup di lingkungan air (hidrofit) dan tumbuhan yang hidup di lingkungan lembab (higrofit).
ü      Berdasarkan manfaatnya, tumbuhan dikelompokkan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias, tanaman pangan dan sebagainya.
ü      Berdasarkan jenis makanannya, hewan dikelompokkan menjadi hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora) dan hewan pemakan hewan serta tumbuhan (omnivora).

Dalam pengelompokkan makhluk hidup dengan cara demikian dibuat berdasarkan keinginan orang yang mengelompokkannya.
2.    Klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus
Cara mengklasifikasi makhluk hidup pertama kali diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778). Taksonomi adalah ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup. Carolus Linnaeus menyusun klasifikasi makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan struktur tubuh. Dalam klasifikasi makhluk hidup yang jumlahnya banyak dan beranekaragam dipilah dan dikelompokkan. Kelompok-kelompok tersebut disebut dengan takson. Jadi, takson merupakan tingkatan dalam klasifikasi.

Contoh tingkatan takson dalam klasifikasi tumbuhan dan hewan antara lain :

Kingdom Plantae                                                                 Kingdom Animalia
Divisi (division)                                                                    Filum (fhylum)
Kelas (classis)                                                                      Kelas
Bangsa (ordo)                                                                      Ordo
Suku (familia)                                                                       Familia
Marga (genus)                                                                     Genus
Jenis (spesies)                                                                      Spesies

3.      Sistem klasifikasi lima kingdom
Pada tahun 1969, Robert H. Whitaker mengelompokkan makhluk hidup menjadi lima kingdom yaitu :
v            Kingdom monera
          Makhluk hidup yang tergolong monera memiliki sel prokariotik atau tidak memiliki membrane inti. Kelompok ini terdiri dari bakteri dan ganggang hijau biru (cyanobacteria).

v            Kingdom protista
          Makhluk hidup yang tergolong protista memiliki sel eukariotik atau membrane inti. Protista umumnya memiliki sifat antara hewan dan tumbuhan. Kelompok protista yang menyerupai hewan adalah protozoa dan protista yang menyerupai tumbuhan adalah ganggang.
v            Kingdom Fungi (jamur)
          Fungi memiliki sel eukariotik. Fungi tidak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makannya bersifat heterotrof, yaitu menyerap zat organic dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit. Kelompok yang tergolong jamur adalah semua jamur kecuali jamur lender (myxomycota) dan jamur air (oomycota)
v            Kingdom Plantae (tumbuhan)
          Tumbuhan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah berdifirensiasi membentuk jaringan. Tumbuhan memiliki kloroplas sehingga dapat membuat makanannya sendiri (bersifat autotrof). Kelompok ini terdiri dari, tumbuhan lumut, tumbuhan paku, tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup.
v            Kingdom Animalia (hewan)
          Hewan memiliki sel eukariotik. Tubuhnya tersusun atas banyak sel yang telah berdifirensiasi membentuk jaringan. Hewan tidak dapat membuat makanannya sendiri yang bersifat heterotrof. Kelompok ini terdiri dari semua hewan, yaitu hewan yang tidak bertulang belakang (invertebrate) dan hewan bertulang belakang (vertebrata)

Nama ilmiah makhluk hidup
Orang yang berjasa dalam pemberian nama ilmiah untuk jenis makhluk hidup ini adalah Carolus Linnaeus. Cara pemberian nama itu disebut binomial nomenklatur atau tata nama binomial. Binomial Nomenklatur adalah penamaan dengan dua kata latin atau yang dilatinkan. Aturan tata nama tersebut adalah sebagai berikut.
·        Kata pertama adalah genusnya dan kata kedua adalah petunjuk jenisnya.
·        Huruf pertama nama genus menggunakan huruf besar, sedangkan huruf pertama penunjuk jenis menggunakan huruf kecil.
·        Nama genus dan petunjuk jenis harus digaris bawahi secara terputus atau dicetak dengan huruf miring.
Adapun contohnya adalah sebagai berikut :
Oryza sativa atau Oryza sativa (padi)
Zea mays atau Zea mays (jagung)
 Bos sundaicus atau Bos sundaicus (banteng)
Columba livia atau Columba livia (merpati)
Pongo pigmaeus atau Pongo pigmaeus (orang utan)

Kunci determinasi
Kunci determinasi adalah keterangan mengenai ciri-ciri suatu makhluk hidup.
Tujuan adanya kunci determinasi adalah untuk mengenali dan menetapkan identitas suatu makhluk hidup agar dapat dimaksukkan kekelompok tertentu dalam klasifikasi. Menetapkan identitas suatu makhluk hidup berarti melakukan identifikasi. Dengan identifikasi kita dapat menentukan nama yang benar dan tempat yang tepat dalam sistem klasifikasi dari suatu makhluk hidup